Teori-Teori Pembentukan Tata Surya

1. Teori Hipotesa oleh Nebula Kant dan Laplace
Teori ini mengungkapkan bahwa pada mulanya tata surya terbentuk dari kabut gas.
2. Teori Pasang Surut
Dikemukakan oleg Buffon, menurutnya, tata surya berasal dari materi matahari yang terlempar setelah bertabrakan dengan komet.
3. Teori Planetesimal oleh Moulton dan Chamberlain
Teori ini menyatakan bahwa tata surya pada mulanya terbentuk dari kabut gas yang mengelilingi inti gas hingga terpilin (disebut kabut pilin). Kabut pilin tersebut terdiri atas buritan material padat yang disebut planetesimal. Lama-kelamaan kabut gas tadi berubah menjadi bahan padat yakni planet, sementara inti gas berubah menjadi matahari.
4. Teori Bintang Kembar oleh Fred Hoyle
Hipotesa ini menyatajan bahwa tata surya dulunya berupa dua bintang yang hampir sama ukurannya dan berdekatan, di mana yang salah satunya meledak.
5. Teori Big Bang oleh George Lemaitre
Dinyatakan bahwa mulanya tata surya berasal dari gumpalan superatom yang kemudian meledak dan memuntahkan seluruh isi tata surya.
6. Teori Keadaan Tetap (Steady-state) oleh Bandi, Gold, dan Hoyle
Teori steady-state menyatakan bahwa keadaan di alam semesta tidak pernah berubah.
7. Teori Awan Kabut (Proto Planet) oleh Von Weizsaecker
Dikatakan bahwa ada mulanya tata surya berbentuk awan yang luas, yang tarik-menarik berputar cepat dan teratur. Lama-lama menggelembung menjadi matahari.